Kuliner Asal Yogya ‘Sate Ratu’ Raih Juara Nasional di Kompetisi Ngulik Rasa

Foto: Krjogja.com

Terkini.id, Yogyakarta – Sate Ratu berhasil menjadi Juara Nasional Kategori Sate dalam kompetisi ‘Ngulik Rasa’ yang diselenggarakan Unilever Food Solutions (UFS) besutan PT Univeler Indonesia.

Kuliner buatan Fabian Budi Seputro ini berhasil mengungguli aneka makanan jeni sate dari berbagai daerah di Indonesia.

Joy Tarigan selaku Managing Director Unilever Food Solutions mengatakan kompetisi ini sebagai wadah para chef dari seluruh Indonesia untuk berkreasi menciptakan fusion food yang dapat memberikan warna baru dalam industri kuliner Indonesia.

Ada sekitar 2900 peserta yang mendaftar selama kompetisi berlangsung.

Para peserta yang memasuki babak final kemudian diadu hasil kreasi masing-masing di depan hadapan juri. Penilaiannya mencakup kriteria rasa, presentasi hasil kreasi, prospek bisnis dan makna di balik hasil kreasi tersebut.

Dari babak final, terpilih 1 pemenang untuk tiap kategori, Eka dari Karunia Bumbu Pawon memenangkan kategori Soto dengan kreasi Soto Seafood Lamongan Koya Telur Asin, Gozali dari Gozali Catering memenangkan kategori Nasi Goreng dengan kreasi Nasi Goreng Borneo.

“Kami satu-satunya finalis asal Yogyakarta yang lolos menjadi finalis dan menjadi juara untuk kategori menu sate,” kata Fabian Budi Seputro, Senin, 25 November 2019.

Di Yogya, Sate Ratu hanya ada di Jogja Paradise Foodcourt, Jalan Magelang Km.6, Sleman, Yogyakarta

Menjadi satu-satunya finalis dari Yogyakarta, Sate Ratu menunjukkan kehebatannya beradu dengan finalis dari seluruh Indonesia. Sate Ratu menghadirkan kreasi Sate Kanak, yaitu sate ayam yang dibalut dengan bumbu merah khas Sate Ratu.

Bagi yang familiar dengan Sate Ayam Merah dari Sate Ratu, Sate Kanak ini adalah versi tidak pedas dari Sate Ayam Merah. Pak Budi selaku owner Sate Ratu mengungkapkan bahwa selalu ingin membuat versi sate yang tidak pedas dari Sate Ayam Merah, sehingga bagi orang yang tidak bisa makan pedas tetap bisa menikmatinya.

Namun, selalu terkendala dalam masalah bumbu. Tidak bisa sekedar mengurangi jumlah cabai, karena hal tersebut justru akan mengubah rasa.

Demi mengikuti kompetisi ‘Ngulik Rasa’ ini, Pak Budi mencoba berbagai racikan baru dari bumbu yang dimiliki Unilever untuk membuat hasil kreasinya, Sate Kanak.

Tak lepas dari rasa khas masakan Jawa, Sate Kanak dibuat dari bahan gula jawa yang kerap digunakan masakan tradisional di Jawa terutama Yogyakarta. Dengan tambahan kecap manis dari Bango dan aroma jeruk limau, Sate Kanak memiliki bumbu dan rasa yang berbeda dari sate pada umumnya.

“Sesuai tema dari Kompetisi ‘Ngulik Rasa’, menciptakan hasil kreasi fusion food yang baru tapi tidak melupakan rasa tradisional masakan Indonesia,” kata laki-laki yang akrab dipanggil Koh Budi ini.

Uniknya, resep Sate Kanak ditemukan Koh Budi menjelang deadline pendaftaran. Bermodalkan resep, foto produk, deskripsi produk dan cerita dibaliknya, Sate Kanak lolos ke babak final.

“Demi mendapatkan rasa yang sama ketika mengulik rasa Sate Kanak, saya dan istri, membawa panggangan sendiri dari Yogyakarta menuju Jakarta,” kata Budi Septuro.

Sebelum mengikuti kompetisi, Sate Ratu sendiri dikenal oleh banyak wisatawan asing yang datang ke Yogya. Saat ini sudah dikunjungi tamu dari 83 negara.

Setelah melewati proses penjurian yang cukup ketat, Sate Kanak dari Sate Ratu meraih Juara Nasional Unilever Food Solutions untuk kategori Sate mengalahkan pesaingnya dari daerah Bogor, Surabaya, Solo dan NTB.

Sate Ratu mendapat hadiah berupa uang tunai sebesar Rp50.000.000,- dan workshop digital marketing dari Foodizz.id.

“Kami berhadap kompetisi ini dapat mendukung pengembangan bisnis kuliner yang berkelanjutan di tengah tren fusion food di kalangan milenial Indonesia.” tutup Joy. (Krjogja)

Komentar
Terkini
News

Begini Cara Pemkot Yogya Tingkatkan Kualitas UMKM

Terkini.id, Yogyakarta - Sebagai Kota Wisata, Pemerintah  Kota Yogyakarta sampai saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hingga saat ini,