Kejar Target 5,9 Juta Wisatawan, Ini yang Bakal Dilakukan Dispar DIY

dispar diy
Paku Alam X didampingi Kepala Dispar DIY Singgih Rahardjo dan perwakilan dari Asita dan PHRI DIY memukul gendang menandai diluncurkan Yogyakarta Calender of Event 2019. (krjogja.com)

Terkini.id, Yogyakarta – Keragaman event yang ada mampu menjadi daya tarik wisatawan baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) untuk berkunjung ke DIY.

Guna memudahkan wisatawan, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY mengemas event-event tersebut dalam Calender of Event 2019 Yogyakarta yang resmi diluncurkan kepada masyarakat di Hotel Dafam Roham pada Senin 4 Februari 2019.

Calender of Events 2019 Yogyakarta tersebut sebagai rintisan awal yang berisi 47 event unggulan.

Adapun event unggulan tersebut di antaranya Biofair di Kampus UAJY pada 26 hingga 28 Januari 2019, The Celebration of Imlek Day 2570 di Malioboro Mall pada 1 hingga 6 Februari 2019, Jogja Heboh 1 hingga 28 Februari 2019, Pekan Budaya Tionghoa Yogykarta (PBTY) di Kampung Ketandan pada 13 hingga 19 Februari 2019 dan lain-lain.

Kalender event DIY ini menjadi bagian yang harus dinformasikan kepada khalayak sekaligus kepada wisatawan yang ingin datang ke DIY sehingga bisa menyusun agenda perjalanan wisatanya.

“Keunggulan ini kalender event ini adalah produk bersama milik masyarakat bukan milik dinas semata sebab tanpa adanya sinergi dari stakeholder pariwisata tidak akan berjalan. Kita sebagai fasilitar dan regulator mensinergikan, mengkonsolidasikan dan menginformasikan kalender event tersebut kepada masyarakat sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke DIY,” tutur Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Rahardjo.

Singgih mengungkapkan dalam rangka capaian target kunjungan wisatawan DIY sebesar 5,9 juta wisatawan pada 2019, peran media informasi pariwisata sangatlah penting dalam  menyampaikan potensi pariwisata sekaligus upaya pemasaran dalam mengemakan potensi wisata DIY.

“Dispar DIY besar bersama dengan stakeholder sehingga telah memiliki berbagai event baik lokal, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Pihaknya mengharapkan peluncuran kalender event ini bisa semakin mengoptimalkan potensi pariwisata di DIY demi mencapai kesejahteraan masyarakat dari sektor pariwisata.

“Kami aktif menyampaikan informasi pariwisata sehingga terjadi akselerasi capaian jumlah kunjungan wisatawan di DIY, salah satunya dengan peluncuran kalender event ini di era milenial,” kata Singgih.

Lanjut Singgih, tujuannya untuk memperkenakan kalender event itu sendiri kepada seluruh khalayak, memberikan informasi penyelenggaran event secara lengkap sehingga wisatawan bisa mengatur dan menyesuaikan waktu untuk berkunjung ke DIY.

“Kami sekaligus mensinergikan penyenggaran event di tingkat provinsi, kabupaten, SKPD dan jajaran Pemda serta stakeholder pariwisata,” paparnya.

Wagub DIY Paku Alam X yang membacakan sambutan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan ekonomi DIY sangat didukung oleh kegiatan bisnis pariwisata.

“Terutama yang sangat menonjol adalah budaya yang hadir dalam tradisi kehidupan masyarakatnya serta Kraton Yogyakarta dengan tradisi ritualnya serta adanya peninggalan purbakala di DIY,” terangnya.

Untuk itulah, kata ida, dengan adanya peluncuran kalender event ini dapat menjadi momentum yang baik guna  mempromosikan dan menciptakan akselerasi pembangunan serta pengembangan kepariwisataan DIY yang bermuara dalam pengembangan ekonomi kreatif dan industri jasa pelayanan dalam dunia pariwisata. (krjogja.com)

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini