Begini Cara OYO Hotels Dukung Pariwisata Yogyakarta

OYO Hotels
Manajemen OYO Hotels. (krjogja.com)

Terkini.id, Yogyakarta – Yogyakarta telah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Jumlah wisatawan semakin meningkat sehingga menarik perhatian OYO Hotels selaku jaringan hotel berbasis teknologi guna mendukung perkembangannya.

“OYO Hotels menargetkan mampu memperluas cakupan layanannya hingga ke 100 kota di Indonesia pada akhir 2019. Dengan hadir di Yogyakarta, OYO Hotels menawarkan pengalaman menginap yang terstandarisasi namun terjangkau bagi para traveller Indonesia,” ungkap Country Head OYO Indonesia, Rishabh Gupta di sela peresmian OYO 321 Kampung Lawasan Heritage Cottage, Senin, 14 Januari 2019.

Menurut Rishab, Yogyakarta merupakan salah satu kota terpopuler di Indonesia yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

Data dari dinas Pariwisata kota Yogyakarta mencatat selama 2017 terdapat total 397 ribu wisatawan asing dan 4,7 juta wisatawan domestik yang mengunjungi Yogyakarta, dengan sekitar 23,7 juta orang mengunjungi situs-situs wisata di 5 kabupaten.

“Tingginya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta berdampak pada meningkatnya permintaan akan kamar yang tak hanya dirasakan oleh hotel kelas atas dan menengah, namun juga di segmen hotel budget,” paparnya.

Karena itu, kata Rishab guna memaksimalkan peluang pasar yang disebabkan tingginya permintaan dari para wisatawan, hotel budget kerap menghadapi berbagai tantangan.

Diantaranya, kualitas customer service, skill para staff, marketing, dan yang paling penting adalah kemampuan untuk menyediakan secara konsisten fasilitas dan layanan terstandarisasi bagi para tamunya.

“OYO Hotels memainkan perannya dalam membantu hotel budget untuk mengatasi tantangan tersebut, memastikan mereka mendapatkan perubahan terbaik dan pelatihan staff untuk menghadirkan pengalaman berkualitas bagi para tamu. Ketika memesan layanan OYO Hotels, para tamu mendapatkan jaminan akan pengalaman menginap terstandarisasi di seluruh jaringan OYO Hotels,” ujar Rishabh Gupta.

Dia menambahkan etiap properti di jaringan OYO Hotels dilengkapi dengan beberapa fitur utama seperti pendingin udara, televisi, tempat tidur yang bersih, Wi-Fi gratis, perlengkapan mandi, dan kamar mandi yang higienis.

Selain menawarkan fasilitas berkelas, yang menjadi perhatian adalah memberikan penginapan berkualitas dengan harga terjangkau.

Para tamu bisa dengan mudah mendapatkan layanan melalui saluran online maupun offline, termasuk aplikasi OYO, website, atau call centre.

“Di Yogyakarta sendiri, kami telah memiliki 15 hotel dan 40 OYOpreneurs (sebutan untuk pegawai OYO) hanya dalam waktu 45 hari sejak beroperasi di kota ini. Mereka memiliki akses ke penggunaan teknologi OYO. Kami juga melatih staf hotel untuk mengidentifikasi kesenjangan layanan,” kata Rishabh.

Lebih lanjut Rishab menambahkan melalui integrasi aplikasi OYO, manajer hotel, dan keunggulan operasional, kami ingin memberdayakan para pemilik hotel dengan memberikan pengalaman luar biasa pada tamu.

“Kami berharap dapat mereplikasi kinerja ini di Yogyakarta dalam beberapa bulan mendatang dan menjadikannya Kota OYO!” tambahnya.

Pemilik OYO 321 Kampung Lawasan Heritage Cottage Yogyakarta Denny Tanujaya mengatakan menjalin kerjasama sejak Desember 2018 dan merasa terbantu dalam pengoperasiannya.

Terutama dalam pemasaran secara offline. Bahkan, membantu para tenaga kerja yang dimiliki seperti profesional.

“Saya awalnya ragu bermitra karena bangunan yang ada seperti rumah reyot. Namun, OYO membantu penuh dalam transformasi infrastruktur dan melatih para karyawan yang sama sekali bukan lulusan perhotelan. Dalam waktu singkat, semua sudah tertata lebih modern,” tandasnya. (krjogja.com)

Berita Terkait
Komentar
Terkini