Begini Cara Dinas Sosial Yogya Peringati HKSN 2019

Terkini.id, Yogyakarta – Sebanyak 100 anak-anak mengikuti sunatan massal yang digelar Pemerintah Kota Yogyakarta. Sunatan massal ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).

Kepala Dinas Sosial Kota Yogya, Agus Sudrajat mengatakan sunatan massal digelar setiap tahun menjelang HKSN. Kegiatan itu juga salah satu kegiatan bhakti sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Pemkot Yogya terhadap anak-anak yang kurang mampu

“Dengan harapan dapat terbantu dan meringankan beban masyarakat dalam mengkhitankan anaknya, yang merupakan wajib bagi umat muslim khususnya. Kegiatan ini juga diharapkan kedepan dapat kembali dilaksanakan,” katanya di Graha Pandawa, Sabtu, 21 Desember 2019.

Ia mengatakan kesetiakawanan merupakan pilar utama untuk membangun solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Banyaknya persoalan sosial tidak mungkin mampu diselesaikan oleh pemerintah dalam waktu sebentar sehingga dibutuhkan kesadaran untuk saling peduli,” pungkasnya

Dalam acara sunnatan massal ini diawali dengan doa bersama dan potong tumpeng. Para peserta sunnatan massal usia SD dan TK ini sebagian tampak riang gembira, namun ada juga beberapa yang menangis. Tiap peserta sunatan massal memperoleh bingkisan berupa seperangkat alat sekolah, separangkat alat solat, dan uang saku.

Sementara itu, Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyambut baik dilaksanakannya acara tersebut. Menurtnya sunat menjadi suatu isyarat bagi anak-anak memasuki masa akhil baliq. Dari  masa inilah  mereka akan mengalami berbagai perubahan baik fisik maupun mental.

“Maka pelaksanaan sunatan masal ini memberikan harapan besar bagi terbentuknya pribadi anak yang terpujiDengan  menjalankan kewajiban inilah  mereka akan selalu berpegang pada norma-norma yang menjauhkan diri dari perbuatan tercela dan dosa,” jelasnya.

Ketua Tim Medis Tri Kusumo Bawono saat memberikan motivasi mengatakan  jika sunat tidaklah sakit dan memang harus kita lakukan supaya kita tetap sehat.

“Sunat itu tidak sakit jadi adik-adik tidak perlu takut, mungkin hanya beberapa menit  kalau adik-adik manut dan kooperatif,  setelah dikhitan akan kami beri obat, setelah tiga hari adik-adik diminta untuk control di puskesmas wilayahnya masing-masing agar cepat sembuh,” ujarnya.

Komentar
Terkini
News

Pemkot Yogya Komitmen Pertahankan Predikat WBBM

Terkini.id, Yogyakarta - Setelah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI